Serius Dampingi Petani, Balai Penyuluhan Tangsil Rutin Adakan Sekolah Lapangan
Reporter
Moh Fajri
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
21 - Feb - 2019, 02:20
Balai Penyuluhan (BP) Tangsil kembali melakukan sekolah lapang, bekerjasama dengan mitra. Kegiatan Sekolah Lapang ini adalah swadaya murni kelompok tani dan mitra yang didampingi oleh tim penyuluh lapang dan POPT Balai Penyuluhan Tangsil.
Dimana petani diarahkan bahwa teknologi di bidang pertanian adalah suatu kebutuhan petani dalam rangka peningkatan serta mengoptimalkan input yang ada melalui pengamatan dan pengambilan keputusan berdasarkan evaluasi dengan memadukan teknologi spesifik lokasi yang cocok dengan wilayah tersebut.
Dinamakan sekolah lapang karena kegiatan ini berlangsung di persawahan dimana akan terdapat laboratorium lapang berupa petak sawah yang menjadi lokasi pengamatan serta proses belajar peserta yang berlangsung secara periodik (mingguan) selama satu musim tanam penuh.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis 20 Februari 2019 dilakukan secara swadaya oleh semua tim penyuluh dan POPT Balai Penyuluhan Tangsil Wilayah Kerja Kecamatan Tenggarang, di Desa Koncer Darul Aman, Kelompok Tani Karya Bakti IV.
Seperti yang dijelaskan oleh Chuk Sunardi (anggota BP Tangsil), sekolah lapang ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani sehingga penerapan adopsi teknologi dalam pengelolaan tanaman terpadu komoditas padi berjalan lebih cepat, berkelanjutan serta replikasi ke areal yang lebih luas dapat terwujud.
"Yang kedua sebagai pendampingan peningkatan produktivitas padi sawah oleh Balai Penyuluhan Tangsil terhadap Program BLBU (Bantuan Langsung Benih Unggul) tahun 2018. Dan yang ketiga sebagai ajang untuk mendekatkan komunikasi dan silaturahmi antara BP. Tangsil dengan petani, kelompok tani, pemerintahan setempat dan mitra strategis lainya," paparnya.
