Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, MKKS Ngawi Gelar Sosialisasi Bagi Kepala Sekolah Maupun Guru BK
Reporter
Satria Romadhoni
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Dec - 2024, 06:32
JATIMTIMES - Mencegah kenakalan remaja dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA dan SMK Se-Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi pencegahan kepada para kepala sekolah dan guru bimbingan konseling di Kurnia Convention Hall, pada Jumat (20/12/2024) pagi.
Pelaksanaan sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun Provinsi Jawa Timur, Lena, M.Pd.
Baca Juga : Pastikan Libur Nataru Aman, Polres Kediri Gelar Apel Pasukan Ops Lilin Semeru 2024
Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kanit 4 Satreskrim, Aipda Anita menyebutkan selama kurun waktu tahun 2024 telah terjadi 47 kasus kenakalan remaja dan bullying di Kabupaten Ngawi. Namun, untuk kasus dengan pelaku dan korban anak-anak terjadi sebanyak 11 kasus.
"Kami ingin setiap sekolah pasang cctv dan monitor terpasang di tempat umum agar cepat terpantau jika terjadi kasus kenakalan remaja dan bullying di sekolah. Selain bisa memberikan efek pencegahan untuk terjadinya kasus kenakalan remaja dan bullying," terang Aipda Anita
Polres Ngawi dalem kesempatan itu juga menghimbau kepada pihak sekolah agar lekas melaporkan ke aparat kepolisian terdekat jika terjadi kasus kenakalan remaja dan bullying di sekolah.
Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun Provinsi Jawa Timur, Lena, M.Pd. mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan tindakan preventif untuk tidak terjadi bullying atau tindakan kekerasan di sekolah.
Baca Juga : Fenomena Dispensasi Nikah di Blitar: Ratusan Anak Terpaksa Menikah Dini karena Hamil
"Alhamdulillah sejauh ini kasus kenakalan remaja dan bullying di sekolah, khususnya SMA dan SMK di Kabupaten Ngawi masih relatif kondusif," ungkapnya.
