YSPN Inisiasi Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah di SMPN 1 Wajak, Dinas Pendidikan Apresiasi

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

23 - Apr - 2026, 09:14

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama perangkat sekolah SMPN 1 Wajak saat berfoto bersama dengan rombongan YSPN saat berkunjung ke SMPN 1 Wajak, Kamis (23/4/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mengapresiasi peluncuran gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah di SMPN 1 Wajak yang diinisasi oleh Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rosyta Dewi menyampaikan, SMPN 1 Wajak merupakan salah satu satuan pendidikan pada jenjang SMP yang secara konsisiten menggalakkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah. 

Baca Juga : Perkuat Sinergi Vokasi, MPM Honda Jatim Gelar Sarasehan SMK Binaan di Surabaya

"Jadi SMPN 1 Wajak ini sebenarnya sudah merintis, selain sudah menyandang predikat Adiwiyata Mandiri juga sudah merintis apa-apa yang masuk dalam poin atau komponen ketahanan pangan berbasis sekolah," ungkap Rosyta kepada JatimTIMES.com.

Rosyta menjelaskan, gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah yang diinisiasi oleh YSPN sudah sangat tepat diluncurkan di Kabupaten Malang. Pasalnya, sudah banyak satuan pendidikan pada jenjang SD maupun SMP di Kabupaten Malang yang telah menggalakkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah. 

Namun, setidaknya hingga saat ini sekitar 15 satuan pendidikan yang sudah sejak lama konsisten menggalakkan dan mengembangkan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah melalui kegiatan menanam tanaman sayuran.

“Di Kabupaten Malang tidak hanya SMPN 1 Wajak saja yang punya seperti ini, ada sekitar 15 yang sudah menerapkan seperti ini. Jadi hampir semua sudah menerapkan, cuma yang konsen itu sekitar 15 an sekolah," jelas Rosyta. 

Gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah bersama tim dari YSPN di SMPN 1 Wajak.

Pihaknya juga menyebut, sesuai dengan instruksi Bupati Malang HM. Sanusi, seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang memiliki keterkaitan dengan gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah agar dapat mendukung penuh. 

Mulai dari Dinas Pendidikan; Dinas Ketahanan Pangan; Dinas Perikanan; Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan serta jajaran perangkat daerah lainnya diharapkan dapat memberikan dukungan penuh untuk kelancaran gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah. 

"Sebenarnya kita sudah banyak sekolah yang menerapkan gerakan ketahanan pangan. Jadi Pak Bupati sejak dulu memang sudah memberikan support untuk kelancaran gerakan ketahanan pangan ini," tutur Rosyta. 

Baca Juga : DPRD Malang Genjot Raperda Pemberdayaan, Fokus Tekan Kemiskinan dan Desa Mandiri

Lebih lanjut, melalui gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah ini, masing-masing satuan pendidikan akan bisa memanfaatkan hasil dari aksi menanam dan budidaya ikan untuk memenuhu kebutuhan di dalam sekolah. Menurutnya, masih sangat jarang satuan pendidikan yang memanfaatkan hasil produksi gerakan ketahanan pangan untuk menambah sumber ekonomi. 

"Kalau dijual sepertinya belum ya, jadi mereka mungkin dari sekolah dan untuk di sekolah. Ke depannya kalau bisa seperti itu kan juga bisa untuk pemasukan untuk sekolah," pungkas Rosyta.