Anna Mikhaylyants: Gali Potensi Dirimu, Optimalkan Passion untuk Membuat Perubahan
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
11 - Jan - 2026, 05:13
JATIMTIMES - Mahasiswa Harvard Anna Mikhaylyants mengajak para siswa di Jawa Timur (Jatim) untuk menggali potensi diri. Ia menyebut, setiap individu memiliki passion yang harus dioptimalkan untuk membuat perubahan atau sesuatu yang lebih besar.
Itulah benang merah yang disampaikannya ketika menjadi narasumber pada program bertajuk 'Open Mind for Student' yang diinisiasi Jaya Group. Pada kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Minggu (11/1/2026), Anna Mikhaylyants memberikan materi terkait kepemimpinan dan kewirausahaan.
Baca Juga : Program CSR Jaya Group Sukses: Peserta Enjoy, Senang Dapat Pengalaman Baru
"Kepemimpinan hadir dalam setiap hari di hidup Anda dan bahwa siswa dapat menggunakan kehidupan sehari-hari mereka untuk memberdayakan diri mereka sendiri, membangun kepercayaan diri, dan memimpin orang lain," jelasnya.
Ia pun berbagi pengalaman mengenai ketertarikannya terhadap psikologi. Dari ketertarikan itulah ia membuat sesuatu yang lebih besar, yang ia terapkan melalui beragam komunitas atau organisasi.
"Saya tidak hanya mengatakan 'oh saya tertarik pada hal ini,' tetapi lebih kepada benar-benar membuat perubahan di komunitas saya di mana saya memulai klub psikologi, saya membantu orang lain untuk mempelajarinya juga," tandasnya.
Selain itu, ia juga memberikan contoh lain yang menurutnya relevan untuk dijadikan rujukan. Ia menyebut, banyak orang tua selalu memberi tahu anak-anak mereka 'jangan main video game terus,' tanpa melihat adanya potensi dari kegemaran anak tersebut.
"Sebaliknya, Harvard dan banyak institusi elit lain mencari siswa yang mampu melakukan sesuatu dari cara mereka menghabiskan waktu dengan cara yang menyenangkan," urainya.
"Sebagai contoh, salah satu teman terdekat saya adalah seorang streamer video game, dan dia memiliki lebih dari 5 juta pengikut di Twitch dan berbagai platform lainnya di mana dia melakukan sesuatu yang dia cintai dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih besar dan lebih tinggi," lanjutnya.
Karena itulah, ia memberikan tips agar para siswa mengenali potensi diri mereka, dan mengoptimalkan passion yang dimiliki agar menjadi sesuatu yang lebih besar. Dari situlah akan lahir jiwa kepemimpinan yang akan mendukung kesuksesan di masa depan.
Baca Juga : Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis Unisba Blitar Pelajari Pengelolaan UMKM di Camilan 25 Simbar Group
"Jika seseorang memiliki kekuatan untuk benar-benar mencermatinya dan bertanya pada diri sendiri pertanyaan seperti 'apakah ini selaras dengan nilai-nilai saya? Apakah ini masuk akal bagi saya? Apakah saya memahaminya?' Itulah cara seseorang menjadi berdaya, terdorong, dan itulah cara mereka benar-benar dapat melakukan hal-hal yang otentik bagi mereka dan pada dasarnya menciptakan kesuksesan mereka sendiri yang mereka inginkan," urainya.

'
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kewirausahaan adalah aspek lanjutan dari kepemimpinan. Sebab, katanya, jika seseorang telah menjadi pemimpin maka akan banyak mengelola tim
"Kewirausahaan pada dasarnya mengelola cara untuk memecahkan masalah. Jadi dalam kehidupan sehari-hari mereka, temukan masalahnya, dan setiap orang memiliki kekuatan untuk membuat perubahan dan perbedaan. Yang dibutuhkan hanyalah kreativitas, percaya pada diri sendiri, dan mengetahui bahwa hal itu mungkin terjadi," tandasnya.
