Kegiatan Diklatsar Banser di Ponpes Sabilul Muhtadi Puri Kabupaten Mojokerto (Foto: Istimewa)
Kegiatan Diklatsar Banser di Ponpes Sabilul Muhtadi Puri Kabupaten Mojokerto (Foto: Istimewa)

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menyelenggarakan kegiatan Diklat Terpadu Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). 

Tema yang diangkat adalah “Mencetak Kader Militan untuk Meneguhkan Akidah Ahlusunnah Waljmaah Annahdiyah demi Keutuhan NKRI yang Beriman”. Namun dalam proses pelaksanaan kegiatan ini, panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menyediakan bilik disinfektan, tempat mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca Juga : Jaga Tulungagung Tetap Aman, Sejumlah Ormas dan Tomas Deklarasi Damai 

 

“Kegiatan rutin tahunan ini bertujuan untuk mencetak generasi militan Nahdlatul Ulama (NU) dalam mencegah penyebaran ideologi radikal dan intoleransi di Indonesia, khususnya di Bumi Majapahit, Mojokerto, “jelas M. Tujin Mujianto, Kasatkoryon Banser Pengurus Anak Cabang (PAC) Puri Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/10/2020) malam.

Diklatsar ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari 16 desa di Kecamatan Puri. Sesi indoor pemberian materi dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Muhtadin Desa Mlaten, sedangkan sesi outdoor dilangsungkan di Lapangan Gedok Kecamatan Puri.

Penggodokan para kader Banser ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu (16-18 Oktober 2020). Diklatsar ini dihadiri oleh para tokoh ulama NU, termasuk Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Mojokerto, KH. Abdul Adhim A.

Materi yang diberikan pun beragam mulai dari kegiatan senam bela diri, etika bermedsos, paham ahlus sunnah waljamaah hingga materi wawasan kebangsaan. Termasuk materi wajib Ke-Nu-an, Ke-Aswaja-an, ke-Banser-an, ke-Ansor-an ditambah materi pokok dan dan tambahan, di antaranya pertolongan pertama gawat darurat, etika bermedia sosial (medsos), bakti sosial, dan sebagainya. 

Baca Juga : Fatayat NU Kecamatan Gemarang Peduli, Blusukan ke Pasar Bagikan Ratusan Masker 

 

“Hasil dari kegiatan ini diharapkan agar para kader Banser dapat menjaga tempat tinggal atau desanya dari penyebaran ajaran yang dapat merusak Pancasila dan memecah belah NKRI. Selain itu, dari materi terbaru seperti etika bermedsos, diharapkan para kader terbaru ini punya etika dalam media sosial, dengan konsep saring sebelum sharing untuk menghindari hoaks dan menangkal radikalisme,”pungkas bapak dua anak tersebut.