Target Vaksinasi 70 Persen, Pemkab Lamongan Siapkan Relawan Input Data di Setiap Desa | Lamongan TIMES

Target Vaksinasi 70 Persen, Pemkab Lamongan Siapkan Relawan Input Data di Setiap Desa

Sep 14, 2021 16:51
Proses vaksinasi ke pelajar diatas 12 tahun (foto: Prokopim Lamongan for JatimTIMES)
Proses vaksinasi ke pelajar diatas 12 tahun (foto: Prokopim Lamongan for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus melakukan upaya kejar 70 persen vaksinasi dan pemulihan ekonomi. Guna mendukung pencapaian itu, Pemkab Lamongan sudah melakukan pelatihan pada ribuan relawan desa, sebagai petugas input data di setiap desa.

Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan capaian vaksinasi harian. Berdasarkan data dashboard S1 Data Covid Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN),  pencapaian vaksinasi harian Kabupaten Lamongan 30.098 dosis.

Baca Juga : Ditargetkan Turun, Ini Alasan Kota Malang Masih Bertahan Pada PPKM Level 3

"Data data per 13 September itu, Lamongan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, disusul Kota Surabaya 28.423 dosis dan Kabupaten Gresik 24.166 dosis," ungkap pria yang akrab disapa Bupati Yes ini, Selasa (14/9/2021). 

Yes mengatakan, SATGAS Penanganan Covid-19 Lamongan saat ini juga mempercepat kelompok lansia yang divaksin agar bisa mencapai setidaknya 60 persen. Tentu semua itu berkat kerja keras dari tenaga kesehatan, TNI Polri dan relawan yang terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi. 

“Kesuksesan penanganan Covid-19 yang terkendali akan berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi,” terangnya.

Saat ini, lanjutnya, Maharani Zoo dan Goa Lamongan (Mazoola) masuk dalam salah satu objek wisata outdoor Indonesia yang dibuka untuk umum. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat seperti penggunaan aplikasi peduli lindungi.

"Jadi masyarakat sudah bisa melakukan kunjungan. Namun jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan, kegiatan ekonomi juga diharapkan bisa merangkak naik," katanya.

Upaya pemulihan ekonomi, ujar Yes, akan digerakkan melalui sektor UMKM, Salah satunya dengan mengkampanyekan tagar ayo beli produk Lamongan dan ayo ditumbasi. "Sejumlah wisata outdoor lain yang di kelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) juga akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Targetkan Prestasi, Bupati Pamekasan Minta KONI Semakin Solid

Sementara itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar, mengungkapkan bahwa perkembangan vaksinasi terus dipantau langsung oleh Bupati Yes. Bahkan sampai dengan 13 September 2021, dari total sasaran vaksinasi 1.063.543 orang di Kabupaten Lamongan, 38,97% telah menerima dosis pertama, dan 14,28% menerima dosis kedua. 

"Tenaga kesehatan sudah menuntaskan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Sedangkan untuk dosis ketiga sudah mencapai 83,57 %. Sedangkan untuk pelayan publik dan tenaga pendidikan sudah menuntaskan dosis pertama dan 87,56 % dosis kedua. Sebanyak 21,53 % lansia sudah disuntik dosis pertama dan 14,28 % untuk dosis kedua," ungkap Alumnus FISIP Universitas Muhammadiyah Malang ini. 

Arif menambahkan, kelompok masyarakat umum dan rentan, 32 % sudah divaksin dosis pertama dan 9,42 % dosis kedua. Capaian kelompok remaja juga sudah cukup tinggi. Sebanyak 61,68 % dosis pertama dan 6,80 % dosis kedua.

"Penyandang disabilitas sudah menuntaskan dosis pertamanya sebanyak 81,83 %, untuk ibu hamil yang sudah vaksin dosis pertama 54,22 %. Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia. Dan saat ini metode terbaik untuk pengendalian pandemi selain penerapan protokol kesehatan adalah vaksinasi," pungkasnya

Topik
Penanganan Covid 19 Kabupaten Lamongan Vaksinasi Bupati Lamongan

Berita Lainnya