Tidak Lagi di KPK, Ini Kegiatan yang Dilakukan Novel Baswedan | Lamongan TIMES

Tidak Lagi di KPK, Ini Kegiatan yang Dilakukan Novel Baswedan

Oct 12, 2021 14:26
Novel Baswedan (Foto: Bisnis.com)
Novel Baswedan (Foto: Bisnis.com)

JATIMTIMES - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya memberi tanggapan soal tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polri. Novel bersama 57 rekan lainnya mengaku mengapresiasi yang direncanakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut.

"Ini juga kebijakan pemerintah. Kami ingin berkontribusi yang sebaik-baiknya untuk kepentingan negara," kata Novel. 

Baca Juga : Punya Banyak Jabatan di Pemerintahan, Luhut: Saya Senang Bekerja

Sejauh ini, rencana tersebut masih dimatangkan pihak Polri maupun instansi terkait lainnya. Novel pun tak menolak rencana perekrutan ASN itu apabila sumber daya dari 57 mantan pegawai KPK masih dibutuhkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Kami juga ingin melihat nanti rencananya seperti apa, apabila kami memiliki peluang atau dipandang penting untuk berkontribusi untuk negara," beber Novel.

Kegiatan Novel usai Dipecat KPK

Novel bersama 57 pegawai lainnya telah resmi dipecat pada 30 September 2021 lalu. Saat ini beberapa mantan pegawai KPK itu telah menyibukkan diri untuk mengisi kekosongan usai diberhentikan. 

Beberapa dari mereka bahkan ada yang banting setir menjadi penjual nasi goreng, petani, hingga jual gorengan. Lantas apa kegiatan yang dilakukan Novel belakangan ini? 

Usai dipecat KPK, rupanya Novel tak tinggal diam. Novel kini disibukkan dengan memberikan pelatihan antikorupsi secara daring. 

Pelatihan itu dia berikan terhadap beberapa kampus ataupun instansi.  "Setelah disingkirkan dengan cara-cara yang ilegal, walaupun demikian tentunya sementara ini saya lagi istirahat. Banyak mengisi kegiatan dengan Zoom, memberikan pelatihan dan kegiatan lain di beberapa universitas dan instansi tertentu," kata Novel, Selasa (12/10/2021). 

Baca Juga : Inspirasi Autumn Look untuk Daily Outfit, Kece dan Anti Ribet

Novel mengaku tetap ingin memberikam sumbangsih yang terbaik untuk negeri. Menurut dia, perjuangan bersama 56 mantan pegawai KPK lain untuk mendapatkan keadilan masih belum selesai. 

Novel mengaku prihatin dengan sikap pimpinan KPK yang bertindak melawan hukum dan berlaku sewenang-wenang dalam tahapan peralihan status pegawai KPK. Novel menilai tindakan sewenang-wenang yang dilakukan pimpinan KPK jauh dari harapan masyarakat luas terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi.

“Saya WNI, sama seperti kita semua. Saya juga berkeinginan ke depan pemberantasan korupsi itu serius, bersungguh-sungguh, tidak seperti sekarang yang banyak masalah yang seperti ditutup-tutupi,” tandas Novel.

Ia menilai sepertinya saat ini tidak ada keinginan untuk memberantas korupsi dan  membuat sedih serta prihatin. 

Topik
Novel Baswedan Kegiatan Novel Baswedan KPK POLRI

Berita Lainnya