Khofifah  Minta Atur Kapasitas Tempat Wisata, Antisipasi  Membludaknya Wisatawan | Lamongan TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Khofifah Minta Atur Kapasitas Tempat Wisata, Antisipasi Membludaknya Wisatawan

Apr 24, 2022 19:26
Suasana wisatawan saat berwisata di Selecta, Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana wisatawan saat berwisata di Selecta, Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta bupati dan wali kota di Jatim untuk ikut melakukan langkah-langkah mitigatif dan preventif terhadap pandemi covid-19 yang belum selesai. Terutama antisipasi adanya lonjakan pengunjung di lokasi wisata.

Salah satunya Kota Batu sebagai jujukan wisatawan dari berbagai daerah. Selain Kota Batu, beberapa titik lokasi wisata lainnya di Jatim seperti Telaga Sarangan, Prigen, Tretes, Trawas, Pacet, kawasan Bromo-Tengger-Semeru, dan sejumlah pantai. “Termasuk Kota Batu, kapasitas maksimal titik-titik tertentu harus diputuskan,” ucap Khofifah.

Baca Juga : Bupati Hendy Larang Pejabat Gelar Open House saat Lebaran

Selain menentukan jumlah kapasitas maksimal di tempat wisata, Khofifah menekankan harus menerapkan aplikasi Peduli Lindungi di seluruh tempat wisata. Aplikasi itu diterapkan kepada seluruh pengunjung yang datang ke tempat wisata.

“Selain itu, pastikan aplikasi Peduli Lindungi tidak hanya dipasang tapi benar-benar dipakai. Jangan hanya sekadar ada dan dipajang saja,” imbuh mantan menteri sosial tersebut usai menggelar Rakor Angkutan Lebaran Tahun 2022 di The Singhasari Resort Hotel, Kota Batu, Sabtu (23/4/2022).

Jika didapati ada kelebihan kapasitas wisatawan di  tempat wisata, Khofifah minta lebih baik dilakukan secara bergantian. Hal ini demi mencegah penyebaran covid-19. “Jangan dipaksakan masuk semua,” tambah Khofifah.

Karena itu, sebelum 30 April mendatang, Khofifah menekankan kepada pemerintah kota dan kabupaten di Jawa Timur untuk mempercepat vaksinasi covid-19. Khofifah meminta vaksinasi dosis kedua bisa tuntas hingga 100 persen. Sementara  vaksinasi dosis 3 atau booster setidaknya bisa mencapai 30 persen. “Target itu supaya bisa diwujudkan sampai dengan 30 April mendatang,” ungkap Khofifah.

Baca Juga : 4 Wahana Baru Siap Manjakan Wisatawan saat Liburan di Balekambang

Target itu harus dipercepat mengingat salah satu syarat bisa menjalankan mudik yang aman adalah sudah vaksinasi booster.  Sehingga Khofifah meminta kerja sama pemerintah kota/kabupaten di Jawa Timur bisa bergerak bersama mencapai tujuan. 

“Ini sesuatu yang harus kita gerakkan bersama. Semua demi kemanan dan keselamatan. Tetaplah mudik sehat,” tutup Khofifah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Khofifah Indah Parawansa

Berita Lainnya