Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dikeluhkan Karena Bikin Macet, Dishub Minta Sekolah Turut Perhatikan Penataan Parkir Jalan Bandung 

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

07 - Mar - 2026, 18:26

Placeholder
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Aktivitas parkir di Kota Malang kembali dikeluhkan masyarakat. Hal ini lantaran aktivitas parkir yang berlangsung, justru berdampak pada menumpuknya kendaraan hingga menyebabkan kemacetan arus lalu-lintas. 

Titik yang dikeluhkan oleh masyarakat kali ini kawasan parkir di depan tiga madrasah di Jalan Bandung. Yakni MAN 2, MTsN 2 dan MIN 1 Kota Malang. 

Baca Juga : Peringati Nuzulul Qur'an, Nesabula Beri Penghargaan kepada Para Siswa yang Hafal Al-Qur'an

Pantauan di lokasi, di kawasan tersebut kendaraan yang paling banyak parkir adalah kendaraan roda empat. Macetnya arus lalin karena parkir di kawasan tersebut sebenarnya telah menjadi pemandangan umum. 

Namun sejak sepekan terakhir, aktivitasnya justru meningkat. Informasi didapat JatimTIMES, hal itu akibatnya adanya pelaksanaan penerimaan siswa baru. 

Sebenarnya sudah ada area khusus untuk parkir yang disediakan. Namun karena terlalu penuh, parkir sampai harus memakan badan jalan, bahkan berada di rambu berupa garis berbiku warna kuning, rambu yang seharusnya menjadi larangan bagi kendaraan untuk berhenti. 

Tak hanya itu, tak sedikit pula kendaraan yang memanfaatkan tepi jalan di depan area Taman Makam Pahlawan (TMP). Padahal, area tersebut terdapat jalur dengan rambu khusus jalur pesepeda. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra, menyayangkan adanya kondisi tersebut. Terlebih kemacetan yang terjadi hingga dikeluhkan masyarakat. 

"Itu sudah kami peringatkan berkali-kali. Bahwa pihak sekolah juga harus bertanggung jawab atas bangkitan (kemacetan) yang terjadi," jelas Jaya, sapaan akrabnya, Sabtu (7/3/2026). 

Kendati demikian, Dishub tidak mau gegabah untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Sebab menurut Jaya, untuk penindakan pihaknya masih harus berkoordinasi dengan sejumlah pihak. 

"Karena memang kalau tindakan lanjut, ya harus koordinasi. Untuk penegakan perda ada Satpol PP, kalau tilang ada di kepolisian. Kalau kami pun tindakannya menggembok kendaraan, tapi juga tidak bisa asal," pungkas Jaya. 

Baca Juga : Saluran Air Perumda Tugu Tirta Dikeluhkan Karena Sempat Keruh, Warga: Kami Masih Maklum

Sementara itu, menanggapi hal tersebut Kepala MIN 1 Kota Malang Siti Aisah membenarkan adanya penerimaan murid baru. Namun, pihaknya telah mengantisipasi dengan membagi proses penerimaan menjadi beberapa sesi. 

"Di MIN ada penerimaan murid baru tapi kita buat bergelombang atau sesi. Masing-masing sesi hanya 40 anak. Berlangsung selama lima hari Senin-Jumat (2-6 Marret 2026)," ujarnya. 

Sementara itu Kepala MTsN 2 Kota Malang, Erni Qomaria Rida mengatakan bahwa tidak ada proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di sekolahnya selama bulan Ramadan.

"Tidak ada pendaftaran dan tes PMBM selama bulan Ramadhan," jelasnya. 

Informasi didapat JatimTIMES, pendaftaran yang membeludak justru ada di MAN 2 Malang. Dimana jumlah pendaftarnya mencapai lebih dari dua ribu orang. 

Namun sampai saat ini masih belum ada informasi resmi yang didapat dari MAN 2 Malang. Saat dihubungi, pihak MAN 2 Kota Malang masih belum memberikan respon. 


Topik

Peristiwa Parkir malang macet malang Widjaja saleh putra



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa