Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Malang Raya Disorot Pemerintah Pusat, PSEL Segera Dibangun di Pakis

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

29 - Mar - 2026, 13:30

Placeholder
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Masalah sampah masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat. Dalam hal ini, pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WTE) di Malang Raya akan dipercepat sebagai langkah konkret mengatasi kondisi darurat sampah yang kian mendesak.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, percepatan pembangunan PSEL ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang masuk dalam kawasan aglomerasi prioritas.

Baca Juga : Menteri LH Tegaskan Deadline Sampah 2029, Kepala Daerah Wajib Gerak Cepat

"Kedatangan kami kesini, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan fasilitas Waste To Energy. Ini sangatlah penting, karena Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang memproduksi timbunan sampah mencapai seribu ton sampah per hari," kata Hanif saat kegiatan korve dan Apel Siaga Gerakan Indonesia ASRI di Jalan Besar Ijen, Minggu (29/3/2026).

Hanif mengungkapkan, lokasi pembangunan PSEL direncanakan berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Namun sebelum proyek dimulai, pemerintah akan melakukan survei kelayakan secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan lokasi.

"Rencananya, saya bersama dengan Pak Bupati akan meninjau langsung lokasinya sebagai langkah awal untuk kemudian dilaksanakan pengusulan di Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas). Setelah itu, tim gabungan akan turun dan memverifikasi lokasi dengan detail dan apabila disetujui, maka kami akan terbitkan surat keputusan tentang kelayakan pembangunan fasilitas PSEL," jelasnya.

Proyek strategis ini rencananya akan didanai oleh Daya Anagata Nusantara atau Danantara sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis energi.

Hanif berharap proses pembangunan dapat berjalan cepat, bahkan ditargetkan peletakan batu pertama atau ground breaking bisa dilakukan tahun ini. Adapun masa pengerjaan diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga tahun.

Baca Juga : Pimpinan Daerah Malang Raya Tandatangani PKS, Bupati Sanusi Siap Sukseskan Program PSEL

"Diharapkan, ini bisa dilaksanakan dengan cepat dan di tahun ini bisa segera dilakukan ground breaking. Pengerjaan proyek ini akan berlangsung selama dua hingga tiga tahun," terangnya.

Sementara itu, Bupati Malang M Sanusi memastikan kesiapan lahan untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut. Lokasi yang disiapkan berada di kawasan industri, tepatnya di sekitar Exit Tol Pakis.

"Lahan untuk fasilitas PSEL sudah kami siapkan dan mudah-mudahan sesuai dengan kriteria. Untuk luasnya, yang kami siapkan sementara 4,6 hektar tetapi pengembangannya nanti bisa sampai seluas 9 hektare," tandasnya.


Topik

Pemerintahan menteri lingkungan hidup psel sampah malang raya pakis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana