JATIMTIMES - Suasana tenang di Dusun Dermosari, Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, mendadak berubah duka setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.
Berdasarkan keterangan yang diterima dari Polsek Ngantru pada Kamis, 16 April 2026, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu siang (15/04) kemarin. Kejadian ini langsung mendapat penanganan dari aparat kepolisian setelah laporan masuk ke Polsek Ngantru.
Baca Juga : Polda Jatim Selidiki Temuan 27 Kilogram Narkotika Tak Bertuan di Pantai Sumenep
Korban diketahui berinisial S, pria berusia 46 tahun yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui saat kerabat datang untuk menjenguk kondisinya yang sebelumnya dikabarkan sedang sakit.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, pelapor bersama istrinya datang ke rumah korban dengan niat menjenguk sekaligus memastikan kondisi kesehatannya. Sebab, korban selama ini diketahui memang tengah berjuang melawan penyakit yang cukup lama dideritanya.
Namun, sesampainya di rumah, suasana justru terasa janggal. Rumah korban dalam keadaan sepi dan tidak ada respons saat dipanggil. Merasa khawatir, pelapor kemudian masuk ke dalam rumah untuk mencari keberadaan korban.
Saat menuju kamar, pelapor dibuat syok setelah mendapati korban sudah dalam kondisi terlentang di lantai. Saat diperiksa, korban dipastikan telah meninggal dunia. Temuan itu langsung membuat keluarga dan warga sekitar terkejut.
Setelah memastikan kondisi korban, pelapor segera menghubungi pihak keluarga lainnya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngantru. Polisi pun bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Begitu menerima laporan, petugas dari Polsek Ngantru bersama piket fungsi langsung mendatangi rumah korban. Proses penanganan juga melibatkan Tim INAFIS Polres Tulungagung dan tenaga medis dari RSUD dr. Iskak guna melakukan pemeriksaan awal.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan dilakukan secara teliti, mulai dari kondisi kamar, barang-barang di sekitar korban, hingga pemeriksaan fisik luar terhadap jasad korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai kamar. Petugas menduga korban telah meninggal dunia lebih dari satu hari sebelum ditemukan. Dugaan itu menguat setelah melihat kondisi tubuh korban saat pertama kali diperiksa.
Baca Juga : Beredar CCTV Kades Pakel Lumajang Dikeroyok OTK Bersajam, Polisi Buru Pelaku
Meski demikian, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan luka mencurigakan maupun bekas penganiayaan yang mengarah pada tindak kriminal.
Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, mengatakan bahwa dugaan sementara korban meninggal akibat sakit yang sudah lama dideritanya. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk keluarga dan pelapor.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia karena sakit komplikasi yang telah diderita selama beberapa tahun,” jelasnya pada Kamis (16/4).
Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban meninggal secara alami akibat kondisi kesehatan yang terus menurun. Selama ini, korban memang diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi yang cukup serius dan sudah berlangsung dalam waktu lama.
Berdasarkan pernyataan dari pihak keluarga dan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan unsur kekerasan, proses penanganan selanjutnya dilakukan sesuai prosedur.
