Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Heboh Kabar Krakatau Osaka Steel Tutup hingga Lakukan PHK Massal, Ada Apa?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

04 - May - 2026, 13:37

Placeholder
Salah satu pekerja yang diduga alami phk dari di PT Krakatau Osaka Steel. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Kabar penghentian operasional pabrik sekaligus dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Krakatau Osaka Steel mendadak ramai dibicarakan publik. Isu ini mencuat setelah beredarnya video momen perpisahan karyawan yang viral di media sosial.

Nama PT Krakatau Osaka Steel bahkan menjadi trending dalam penelusuran Google saat ini. Diduga banyak warganet yang mencaritahu kondisi terkini dari pabrik baja tersebut. 

Baca Juga : Heboh Sertifikat Mualaf Dicabut, Ini Aturan Sebenarnya dan Proses Resminya di Indonesia

Dalam video yang diunggah di TikTok oleh akun @enjoycilegon, tampak para pekerja saling berpelukan, berjabat tangan, hingga berfoto bersama sebagai kenangan terakhir di tempat kerja.

Salah satu karyawan tampak menuliskan, "bunda, kita mulai dari nol ya,”. Sejumlah karyawan juga terlihat menangis, sementara lainnya saling menandatangani pakaian sebagai bentuk kenangan.

Potret saling tanda tangan sebagai tanda perpisahan. (Foto: TikTok)

Potret saling tanda tangan sebagai tanda perpisahan. (Foto: TikTok)

Dalam keterangannya disebutkan bahwa PT Krakatau Osaka Steel tutup operasional dan melakukan PHK massal. 

Momen video tersebut langsung memicu spekulasi publik terkait kondisi perusahaan. Banyak yang menduga, perpisahan itu berkaitan dengan penutupan operasional dan gelombang PHK. 

Menanggapi kabar yang beredar, Kadin Indonesia menyatakan masih melakukan pengecekan. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia, Erwin Aksa, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak.

"Kadin Indonesia mencermati informasi yang beredar terkait PHK di PT Krakatau Osaka Steel (KOS). Hingga saat ini, kami masih melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan kondisi faktual di lapangan, termasuk status operasional perusahaan tersebut," kata Erwin, dikutip CNBC Indonesia, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, jika benar terjadi penghentian operasional, ada sejumlah faktor yang biasanya menjadi penyebab.

"Dari perspektif dunia usaha, keputusan seperti ini umumnya dipengaruhi oleh kombinasi faktor, antara lain tekanan biaya produksi, terutama energi dan bahan baku, ketatnya persaingan global, khususnya dari produk baja impor berharga lebih rendah, serta dinamika permintaan domestik yang belum sepenuhnya pulih," jelasnya.

Erwin menambahkan, industri baja termasuk sektor yang sangat sensitif terhadap kondisi global.

"Selain itu, industri baja merupakan sektor yang sangat sensitif terhadap fluktuasi ekonomi global, termasuk harga energi dan kondisi over capacity di pasar internasional, yang dalam beberapa waktu terakhir memberi tekanan pada margin produsen dalam negeri," ujarnya.

Baca Juga : BLT Kesra vs BLT Dana Desa, Apa Bedanya? Ini Pengertian, Besaran hingga Jadwal Pencairannya

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap pekerja dalam setiap kebijakan perusahaan.

"Kadin memandang penting agar setiap proses penyesuaian usaha tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan terhadap tenaga kerja, termasuk pemenuhan hak-hak karyawan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Erwin.

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengaku belum menerima laporan resmi terkait isu tersebut. Presiden KSPI, Said Iqbal, menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan langsung.

Di sisi lain, pemerintah sebelumnya telah memberi sinyal terkait kondisi perusahaan. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menyebut ada tekanan finansial yang dihadapi perusahaan induk di Jepang.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat perusahaan sulit bersaing di industri baja global. "Kalau itu memang ada indikasi bahwa perusahaan Osaka Steel memang memiliki kesulitan keuangan," jelasnya.

Menurutnya, keputusan penutupan merupakan arahan dari kantor pusat. "Jadi memang ada call dari pusat bahwa mereka tidak bisa bersaing dengan yang lain-lain dan kesulitan keuangan sehingga mereka akhirnya memutuskan untuk menutup," sambung dia.

Sebagai informasi, PT Krakatau Osaka Steel merupakan perusahaan patungan antara Osaka Steel Co., Ltd. dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Berdiri sejak 2012 dan mulai beroperasi pada 2016, pabrik ini berlokasi di kawasan industri Cilegon.

Dengan nilai investasi sekitar US$ 200 juta, perusahaan ini memiliki kapasitas produksi hingga 500 ribu ton per tahun dan mempekerjakan ratusan karyawan.


Topik

Peristiwa Phk Krakatau osaka steel Google phk karyawan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa