Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Mahasiswa Jerman Teliti Fermentasi Teh di FSTeM UB, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional Bidang Pangan Fungsional

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

15 - Jul - 2026, 13:41

Placeholder
Mahasiswa FH Aachen University of Applied Sciences, Jerman, Tanercan Taner, menjalani magang riset di Departemen Biologi Fakultas Sains, Teknologi dan Matematika (FSTeM) UB selama Maret hingga Juni 2026 (ist)

JATIMTIMES – Universitas Brawijaya (UB) kembali memperluas kiprahnya dalam jejaring akademik internasional melalui program Inbound Student. Kali ini, mahasiswa FH Aachen University of Applied Sciences, Jerman, Tanercan Taner, menjalani magang riset di Departemen Biologi Fakultas Sains, Teknologi dan Matematika (FSTeM) UB selama Maret hingga Juni 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Departemen Biologi UB yang tidak hanya menghadirkan mahasiswa asing ke lingkungan kampus, tetapi juga membuka ruang kolaborasi penelitian yang berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan.

2

Selama berada di UB, Taner meneliti pemanfaatan fermentasi pada teh hijau dan teh ungu menggunakan bakteri probiotik Lacticaseibacillus paracasei D4. Penelitian itu bertujuan meningkatkan kandungan senyawa bioaktif sehingga teh memiliki nilai fungsional yang lebih tinggi sebagai produk pangan.

Baca Juga : Antrean Tembus 1.500 Berkas, Layanan Konsultasi Sertifikasi Halal di Kota Batu Mulai Diperketat

Riset tersebut juga mendapat dukungan dari PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Teh dan Kina Indonesia yang menyediakan bahan baku berupa teh hijau dan teh ungu. Salah satu temuan penting penelitian ini menunjukkan bahwa proses fermentasi mampu meningkatkan kadar senyawa fenolik sekaligus menghasilkan senyawa bioaktif baru melalui proses biotransformasi.

Selain mengembangkan penelitian, Taner memperoleh pengalaman langsung menggunakan berbagai metode analisis laboratorium, mulai dari proses fermentasi, pengujian kandungan fitokimia, analisis aktivitas antioksidan, hingga identifikasi senyawa aktif hasil fermentasi. Pengalaman tersebut memperluas kompetensinya di bidang bioteknologi dan pangan fungsional.

1

Ketertarikan Taner terhadap penelitian ini juga dipengaruhi kecintaannya terhadap teh sebagai minuman favorit keluarganya. Ia mengaku tertarik mempelajari teh ungu yang memiliki kandungan antosianin tinggi, namun masih belum banyak dikenal di Indonesia.

Tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, masa magang di Malang juga meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa asal Jerman tersebut. Taner mengaku mampu beradaptasi dengan baik berkat dukungan dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya. Ia juga menikmati berbagai pengalaman baru, termasuk mencicipi kuliner khas seperti bakso Malang.

"Selama menjalani Praxissemester di Universitas Brawijaya, saya merasakan lingkungan yang sangat hangat dan bersahabat, bahkan melampaui ekspektasi saya," ujar Taner.

Menurutnya, sejak hari pertama, Yoga Dwi Jatmiko, Ph.D., bersama seluruh tim laboratorium selalu memberikan pendampingan, baik dalam proses penelitian maupun saat beradaptasi dengan kehidupan di Kota Malang.

Baca Juga : Gubernur Jatim Minta Enam Pejabat Baru Percepat Implementasi Transformasi Digital

"Kampus UB yang hijau dan nyaman menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan bekerja setiap hari. Keramahan masyarakat Indonesia juga membuat pengalaman ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya miliki," katanya.

Ketua Departemen Biologi FSTeM UB sekaligus Ketua Tim Peneliti, Yoga Dwi Jatmiko, Ph.D., menilai kehadiran mahasiswa internasional membawa manfaat besar bagi pengembangan atmosfer akademik di kampus. 

Menurutnya, kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan, tetapi juga memperluas jejaring riset yang berpotensi menghasilkan publikasi ilmiah serta kerja sama berkelanjutan.

"Kolaborasi internasional seperti ini memberikan manfaat bagi semua pihak," kata Yoga.

Ia menjelaskan, mahasiswa memperoleh pengalaman riset dalam lingkungan akademik yang berbeda. Di sisi lain, Departemen Biologi UB dapat memperluas jejaring penelitian internasional, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta membuka peluang kerja sama jangka panjang dengan mitra luar negeri.


Topik

Pendidikan ub inbond studend tanercan taner



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan