JATIMTIMES - Dua pengendara sepeda motor yang terhenti di lampu merah Simpang Ciliwung, Kota Malang kena terguran. Alasannya, karena pengendara motor itu asik merokok saat lampu merah beberapa saat lalu.
Terlihat dalam rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang terdapat dua pengendara motor yang sedang berhenti di lampu merah Simpang Ciliwung. Dari dua pengendara itu, salah satunya ada yang berboncengan.
Baca Juga : Pemkab Malang Bangun Akses Penghubung Antar Dusun di Dalisodo, Sempat Dibangun Jembatan Bambu
Pada saat itu ternyata, tiga orang itu dengan santai menghirup rokok tanpa memperdulikan pengendara yang ada di samping maupun belakang mereka. Melihat itu, petugas Dishub tak tinggal diam.
Lewat pengeras suara di lokasi, mereka memberikan imbauan dengan ramah agar rokok segera dimatikan. “Kami dari ATCS Dishub Kota Malang mengimbau bagi pengendara yang saat ini berkendara sambil merokok dua-duanya enak banget pak ngerokoknya,” ungkap petugas ATCS.
Mendapati imbauan itu respon pengendara pun malah senyum-senyum seolah malu, bukannya marah. Mereka justru tertawa kecil lalu mematikan rokok mereka.
“Padahal merokok sambil berkendara bisa membahayakan temannya. Kalau temannya keconyok gimana bapak. Nah ya silahkan dimatikan. Nanti kalau sudah bisa merokok,” imbau petugas ATCS tersebut.
Petugas ATCS pun meminta pengendara tersebut mematikan rokonya. Kemudian juga menyuruh mengangkat tangannya sebagai tanda menyudahi merokok.
Baca Juga : Parkir Tanpa Penanda di Badan Jalan, Mobil Penumpang di Kota Batu Diseruduk Truk
Lewat momentum ini bisa menjadi contoh bahwa teguran tak selalu harus keras. Dengan cara santai dan humanis, pesan bisa sampai, dan suasana tetap adem.
Terpisah Kanit Gakkum Polresta Malang Kota Iptu M. Isrofi mengimbau bagi pengendara untuk tidak berkendara sambil merokok. Sebab merokok sambil berkendara bisa membahayakn diri sendiri dan orang lain.
“Kami mengimbau juga agar pengendara tidak merokok selama berkendara karena juga bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Abu rokok ini membahayakan kalau kena mata dan asap juga,” imbau Isrofi.
