Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Kembalikan Wisata Murah Meriah, Pemkot Malang Siapkan Revitalisasi Tarekot

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

14 - Jan - 2026, 12:23

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat meninjau kondisi Tarekot beberapa waktu lalu.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Tarekot atau Taman Rekreasi Kota Malang yang berada di belakang Balai Kota Malang kembali masuk agenda penataan atau revitalisasi. Destinasi wisata publik yang sempat populer sebagai wisata rakyat murah meriah dengan kolam renang dan area bermain anak ini akan direvitalisasi untuk dikembangkan menjadi ikon wisata baru Kota Malang di kawasan pusat kota.

Kawasan Tarekot selama ini terkesan “mati suri” bakal segera bangkit. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan konsep penataan ulang kawasan tersebut agar kembali hidup dan menjadi magnet wisata baru di jantung kota.

Baca Juga : Rumah Kompos Tekan Timbulan Sampah, DLH Surabaya Hemat Rp 6,73 Miliar Per Tahun

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut Tarekot memiliki potensi besar lantaran berada di lokasi strategis dan membentang di sepanjang aliran Sungai Brantas. Sayangnya, potensi itu belum tergarap maksimal dalam beberapa tahun terakhir.

“Tarekot di belakang Balai Kota itu sudah lama tidak dimanfaatkan. Padahal ini bisa menjadi salah satu solusi bagi orang-orang yang datang menikmati Kota Malang,” ujar Wahyu.

Tak sekadar ditata ulang, Tarekot nantinya akan disambungkan dengan kawasan wisata lain di pusat kota, seperti Kayutangan Heritage, Splendid, hingga Alun-Alun Kota Malang. Konsep integrasi kawasan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata terpadu bagi wisatawan.

Lebih dari itu, kawasan Tarekot juga diproyeksikan menjadi solusi penataan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir yang selama ini menjadi persoalan klasik di pusat kota.

“Bisa ditempatkan di Splendid atau di Tarekot. Ini menjadi satu kesatuan karena lokasinya berdekatan,” jelas Wahyu.

Baca Juga : Revitalisasi TPS 2026, DLH Kota Malang Bakal Gencar Cari CSR

Tak berhenti di situ, Pemkot Malang juga berencana mengoptimalkan amphitheatre Dewan Kesenian Malang (DKM) sebagai ruang pertunjukan seni dan budaya. Wahyu bahkan meminta DKM menyusun kalender pertunjukan budaya sepanjang tahun yang nantinya akan dikemas dalam bentuk paket wisata.

“Jadi wisatawan tidak hanya menikmati heritage, tapi juga budayanya. Ini yang nanti akan kita tawarkan ke hotel-hotel sebagai paket wisata,” pungkasnya.

Dengan konsep tersebut, Tarekot tak lagi sekadar taman kota, melainkan diharapkan menjadi ruang publik hidup, pusat seni, sekaligus destinasi wisata baru yang menguatkan wajah Malang sebagai kota heritage dan budaya.


Topik

Pemerintahan kota malang wahyu hidayat tarekot wisata kota malang revitalisasi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan