JATIMTIMES – Ratusan kendaraan bermotor yang membuat resah masyarakat dan mengganggu kenyamanan saat beribadah di bulan Ramadan berhasil diamankan dalam razia balap liar di jalan arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan razia digelar setelah pihaknya menerima banyak aduan masyarakat, baik melalui media sosial, call center 110, maupun di siara radio.
Baca Juga : Topo Mbisu Mubeng Deso Awali Bersih Desa 1.078 Tahun Tlogomas
“Pagi ini kami melaksanakan penertiban dugaan balap liar di wilayah Porong. Kami bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan kurang lebih 300 kendaraan beserta para pengendaranya,” ungkap AKP Yudhi saat di lokasi razia pada Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, petugas menutup seluruh akses jalan menggunakan kendaraan besar untuk mencegah peserta maupun penonton kabur. Para remaja yang terjaring kemudian didata dan kendaraan diangkut ke Mapolresta Sidoarjo.
“Selanjutnya kami lakukan penegakan hukum tilang. Orang tua juga kami panggil ke polresta untuk menjemput anaknya masing-masing di mako,” jelasnya.
AKP Yudhi menambahkan, sebagian besar pelaku berasal dari wilayah Sidoarjo. Namun ada juga yang berasal dari Surabaya Pasuruan, dan Mojosari (Mojokerto). Mayoritas sepeda motor yang dibawa di Polresta Sidoarjo tidak sesuai spesifikasi standar, seperti penggunaan knalpot brong dan modifikasi ekstrem.
“Kendaraan akan kami cek. Jika tidak sesuai standar, wajib dikembalikan ke bentuk semula terlebih dahulu sebelum bisa diambil,” tambahnya.
Baca Juga : Fokus Preemtif, Kegiatan Preventif Polres Kediri di Operasi Keselamatan Semeru 2026 Melonjak Tajam
Soleh (55), salah satu warga sekitar jalan arteri Porong, mengaku bahwa balap liar ini sering dilakukan oleh anak-anak remaja dalam jumlah banyak dan tidak tahu asalnya.
"Mereka di saat menggelar balap liar ini meresahkan pengendara lain karena saat berlangsung, jalan arteri Porong ditutup total oleh mereka," ungkapnya.
