JATIMTIMES - Viral di media sosial, sejumlah pemuda diduga mengganggu pedagang kaki lima (PKL) di Kota Malang sambil membawa senjata tajam. Aksi tersebut menuai kecaman luas dari warganet.
Peristiwa itu mencuat setelah diunggah oleh akun Instagram pribadi King Abdi, jebolan ajang MasterChef Indonesia. Dalam unggahannya, King Abdi menuliskan kritik keras terhadap aksi yang dinilai meresahkan pedagang kecil.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Peredaran Uang Palsu Puluhan Juta Digagalkan di Kota Malang
“MALANG ADEM AYEM..!!! JANGAN DIUSIK OLEH KOBOI” KOTA SEPERTI INI..!!! siapapun kamu jangan menganggu jualan orang. EKONOMI SEDANG SULIT. umkm dan pedagang kecil sedang survive dari kesulitan ini.. CUKUP HUJAN DAN BAHAN MELONJAK TINGGI saja yang menjadi pr mereka. KALIAN KALIAN YANG SOK JADI KONO! KOTA GAK USAH IKUT BIKIN BEBAN MEREKA YANG SUDAH KESUSAHAN..!!!," jelasnya.
King Abdi juga menyebutkan secara lengkap lokasi PKL yang didatangi pemuda bersajam tersebut.
"LOKASI LALAPAN BACEM JOGJA KLOJEN MALANG. kronologi masih belum faham. intinya ada anak muda bawa sajam. ke dagangan orang. dan bikin onar..!!!” tambahnya.
Dalam video yang dibagikan, tampak suasana di sebuah lapak PKL di kawasan Klojen, Kota Malang. Seorang pria diduga mencoba mengusir pemuda yang mengganggu penjual.
Perekam video terdengar memperingatkan salah satu pemuda yang diduga membawa senjata tajam.
“Hei, ojo ngono lo yo. Koyok sakti ae ate mateni uwong,” ujar perekam video, yang dalam bahasa Jawa berarti meminta agar tidak bertindak seolah-olah sakti dan hendak mencelakai orang.
Di video lainnya, tampak seorang pemuda diduga diusir oleh beberapa orang karena membawa senjata tajam. Meski suasana sempat kisruh, pedagang terlihat tetap melayani pembeli seperti biasa.
Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap kejadian tersebut maupun motif para pemuda mendatangi lapak PKL itu.
Baca Juga : Palsukan Surat Jual Beli Tanah Warganya, Sekdes di Jombang Dipenjara
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menandai akun resmi Polresta Malang Kota agar segera mengambil tindakan.
“gowo Sajam iso penjara iku @polrestamalangkotaofficial mosok ga gerak cok,” tulis akun @anantha_dj***.
Komentar lain juga mendesak aparat turun tangan.
“@polrestamalangkotaofficial pean ringkus ta di ringkus arek arek dewe bos?,” tulis @b.bl***.
Ada pula warganet yang menyayangkan aksi tersebut karena dinilai memberatkan pedagang kecil yang tengah berjuang di tengah kondisi ekonomi sulit.
“Buenci polll ambe jagoan2 ngene iki & bapak sing dodolan iku duwe keluarga, bapak sing dodolan iku berusaha kerja gawe menghidupi keluarga, rausah main preman2an! Sing wani gak mek awakmu tok! Lek gaiso membantu wong liyo minimal ojok bebani wong liyo! Jari tengah gawe koboy lek ate dadi jagoan, tangan kosong siji2, rausah senjata2an, golek sing sepadan, ojok nang bapak2 dodolan gawe keluarga,” tulis akun @thonyvi***.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait video viral tersebut. Warganet pun berharap kejadian serupa tidak terulang dan keamanan pedagang kecil tetap terjaga.
