Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pimpinan Daerah Malang Raya Tandatangani PKS, Bupati Sanusi Siap Sukseskan Program PSEL

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

29 - Mar - 2026, 11:23

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi (dua dari kanan) bersama pimpinan daerah Malang Raya saat menunjukkan draf perjanjian kerja sama Program PSEL di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (28/3/2026) malam. (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto terkait penyelenggaraan Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Malang Raya. 

Prosesi penandatanganan kerja sama disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (28/3/2026) malam. 

Baca Juga : ASN Kota Malang Bersepeda, Puguh DPRD Jatim: Fokus Juga ke Transportasi Publik

Menteri Lingkungan Hidup RI/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas keseriusan dalam mengelola sampah serta pengambilan langkah yang dinilai konkret dalam menangani persoalan sampah di Provinsi Jatim ini.

"Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas keseriusannya dalam pengolahan sampah dimana Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi nomor satu yang paling baik dalam mengatasi persoalan sampah," ujar Hanif dalam keterangannya. 

Hanif mengungkapkan, prosesi penandatanganan kerja sama antara pimpinan daerah di Malang Raya ini menjadi bagian dari langkah besar mendukung kebijakan nasional dalam penanganan sampah. Ia juga menyebut, Program PSEL dapat berhasil bergantung pada pemilahan sampah yang dilakukan sejak dari hulu. "Apapun teknologinya, fondasi dasarnya adalah sampah harus terpilah. Tanpa itu, biaya akan sangat besar," tegas Hanif. 

Menurutnya, dibutuhkan komitmen kuat dari para pimpinan daerah di Malang Raya untuk menyukseskan Program PSEL. Pasalnya, jika Program PSEL berjalan dengan sukses maka akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara. 

"Semakin baik pengelolaannya, efisiensi bagi anggaran pemerintah pusat dan daerah dapat semakin meningkat," tutur Hanif. 

Selain itu, ketika Program PSEL dapat berjalan dengan sukses dan lancar maka diharapkan akan ada lonjakan yang cukup signifikan dalam pengelolaan sampah di Provinsi Jatim, khususnya di wilayah Malang Raya sebagai tempat PSEL berada. 

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penyelenggaraan Program PSEL Aglomerasi Malang Raya ini merupakan salah satu usaha bersama dari seluruh lapisan pimpinan daerah untuk menangani permasalahan sampah di Provinsi Jatim pada umumnya dan secara khusus di wilayah Malang Raya. 

Baca Juga : PKB Kabupaten Malang Tegur Keras Tirta Kanjuruhan yang Tidak Sertakan Foto Wabup di Acara Halalbihalal

"Alhamdulillah ikhtiar kita bersama yang diawali dengan penandatanganan PKS PSEL program dari Kementerian Lingkungan Hidup RI antara Pemerintah Provinsi Jatim dan kepala daerah Surabaya Raya dan kepala daerah Malang Raya dapat semakin lebih baik lagi dalam mengatasi persoalan persampahan dan dampak strategis bagi energi dan pembangunan ekonomi daerah," tutur Khofifah. 

Lebih lanjut, Bupati Malang HM. Sanusi mengaku siap menyukseskan penyelenggaraan Program PSEL Aglomerasi Malang Raya. Terlebih lagi, direncanakan untuk penempatan bangunan PSEL akan berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Sanusi mengaku bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak awal telah memiliki komitmen kuat dalam menuntaskan permasalahan sampah di Kabupaten Malang. Termasuk menjalin kerja sama dengan Alliance to End Plastic Waste (AEPW) dalam hal pemberian edukasi serta penuntasan permasalahan sampah secara bertahap di Kabupaten Malang. 

Ia berharap, keberadaan PSEL yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Malang dapat membantu menuntaskan permasalahan sampah di Malang Raya, khususnya di Kabupaten Malang. Terlebih lagi, penuntasan permasalahan merupakan atensi khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto Djojohadikusumo. 

"Kita juga tahu bahwa Kabupaten Malang juga mempunyai Mini Material Recovery Facility (MRF) pada UPT Pengolahaan Persampahan Tumpang dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efisien dan berorientasi pada pemulihan sumber daya," pungkas Sanusi. 


Topik

Pemerintahan sanusi wahyu hidayat heli suyanto psel haif faisol nurofiq



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya