Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Tagihan Listrik Tiba-Tiba Naik? Ini 6 Penyebab Tak Terduga, Padahal Tarif Mei 2026 Tidak Berubah

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - May - 2026, 18:09

Placeholder
Ilustrasi tarif listrik. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Keluhan soal lonjakan tagihan listrik ramai bermunculan di media sosial sejak April 2026. Sejumlah warganet mengaku harus membayar lebih mahal dari biasanya, bahkan ada yang menyebut tagihannya hampir dua kali lipat meski tidak merasa ada perubahan pemakaian listrik di rumah.

Salah satu pengguna mengaku tagihan listriknya yang biasanya berkisar Rp5–6 juta untuk dua meteran melonjak menjadi Rp9,6 juta. Keluhan serupa juga datang dari pengguna lain yang menyebut tagihannya naik dari sekitar Rp800 ribu menjadi Rp1,3–1,4 juta dalam dua bulan terakhir, tanpa adanya penambahan perangkat elektronik.

Baca Juga : Tak Ingin APBD Tersedot Sia-sia, Fuad Benardi: Segera Likuidasi BUMD Tak Layak

Di tengah keluhan tersebut, pemerintah memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik pada Mei 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa tarif listrik masih tetap seperti sebelumnya.

“Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada akan disampaikan,” ujar Bahlil usai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, Selasa (5/5/2026).

Penegasan ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat yang mengaitkan lonjakan tagihan dengan kenaikan tarif resmi.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) juga telah membantah isu kenaikan tarif listrik yang beredar di media sosial. Melalui akun Instagram resminya, PLN menyebut informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

PLN menegaskan bahwa tarif tenaga listrik untuk Triwulan II 2026, yakni April hingga Juni, tetap berlaku sama seperti periode sebelumnya.

“Faktanya, tidak ada kenaikan tarif listrik. Pemerintah telah menetapkan tarif listrik tetap berlaku sama untuk periode April-Juni 2026 seperti periode sebelumnya,” tulis PLN dalam unggahannya.

Berikut rincian tarif listrik yang masih berlaku:

• Rumah tangga 900 VA RTM: Rp1.352 per kWh

• Rumah tangga 1.300–2.200 VA dan bisnis 6.600 VA–200 kVA: Rp1.444,70 per kWh

• Rumah tangga di atas 3.500 VA: Rp1.699,53 per kWh

• Bisnis dan industri di atas 200 kVA: Rp1.122 per kWh

• Industri di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh

Baca Juga : Komplotan Pengedar Narkotika di Dampit Diringkus, Polisi Sita 12 Paket Sabu Siap Edar

Lalu kenapa tagihan bisa naik? Ini penyebab yang sering tidak disadari

Meski tarif tidak berubah, ada sejumlah faktor yang bisa membuat tagihan listrik membengkak tanpa disadari pemilik rumah:

1. Pemakaian meningkat tanpa terasa

Cuaca panas membuat AC, kipas, atau kulkas bekerja lebih keras dan lebih lama dari biasanya.

2. Peralatan elektronik tidak lagi efisien

Perangkat lama atau mulai rusak bisa menyedot listrik lebih besar, terutama AC, kulkas, dan mesin air.

3. Kebocoran instalasi listrik

Kabel yang sudah tua atau instalasi bermasalah bisa menyebabkan arus listrik terbuang tanpa disadari.

4. Perubahan aktivitas di rumah

Lebih sering berada di rumah, bekerja dari rumah, atau penggunaan alat elektronik di jam sibuk bisa meningkatkan konsumsi.

5. Pencatatan meter atau penyesuaian tagihan

Lonjakan bisa terjadi akibat penyesuaian dari bulan sebelumnya atau kesalahan pencatatan meter.

6. Banyak alat menyala bersamaan

Tanpa disadari, penggunaan beberapa alat berdaya besar secara bersamaan bisa membuat konsumsi melonjak signifikan.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek penggunaan listrik secara berkala dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. Jika tagihan dirasa tidak wajar, pelanggan disarankan segera menghubungi layanan resmi PLN.

Dengan memahami penyebab ini, masyarakat diharapkan tidak langsung mengaitkan lonjakan tagihan dengan kenaikan tarif, melainkan bisa lebih bijak dalam mengelola penggunaan listrik di rumah.


Topik

Serba Serbi Tarif Listrik kenaikan tarif listrik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi