Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Mancing Bareng dan Gerakan Pangan Murah, Cara Mas Ibin Perkuat Kebersamaan dan Ketahanan Pangan Warga Kota Blitar

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

19 - May - 2026, 19:24

Placeholder
Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin menebar benih ikan saat kegiatan “Mancing Bareng Mas Wali Series #3” di Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat guyub rukun dan ketahanan pangan masyarakat Kota Blitar.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES — Pemerintah Kota Blitar terus menghadirkan kegiatan berbasis kerakyatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan “Mancing Bareng Mas Wali Series #3” yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah, Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin mengajak warga memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga, Selasa sore (19/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan tersebut berlangsung meriah dan dipadati warga. Ratusan masyarakat tampak antusias mengikuti mancing bersama, sementara warga lainnya memanfaatkan Gerakan Pangan Murah untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Ruang Guyub dan Hiburan Rakyat

Baca Juga : GoTo Turunkan Potongan GoRide Jadi 8 Persen, Program GoRide Hemat Dihentikan

Dalam sambutannya, Mas Ibin mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang bukan hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi dan guyub rukun antarwarga Kota Blitar.

“Hari ini adalah hari yang istimewa. Kita menggabungkan dua agenda besar dalam satu momen kebersamaan. Yang pertama adalah Mancing Bareng Mas Wali Series #3, tetapi juga memperkuat silaturahmi, guyub rukun, dan kebersamaan antarwarga Kota Blitar,” kata Mas Ibin.

Menurutnya, kegiatan memancing bersama memiliki nilai sosial yang kuat karena mampu menghadirkan ruang interaksi yang santai dan membahagiakan masyarakat di tengah kesibukan sehari-hari.

“Acara ini bukan sekadar menyalurkan hobi atau berburu ikan, melainkan ruang silaturahmi yang santai, hiburan yang sehat, sekaligus momentum untuk memperkuat rasa guyub rukun antarwarga,” ujarnya.

Mas Ibin menegaskan, pembangunan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata. Keharmonisan sosial dan kebahagiaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Blitar yang maju, berdaya saing, dan siap menuju Kota Masa Depan.

“Saya ingin kita semua bisa sejenak melepas penat, tertawa bersama, dan menikmati kebersamaan sebagai satu keluarga besar Kota Blitar. Karena bagi saya, kota yang maju bukan hanya kotanya yang ramai, tetapi warganya juga harus rukun, bahagia, dan saling peduli,” tambahnya.

Selain memperkuat kebersamaan warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem perairan sekaligus mendorong masyarakat gemar mengonsumsi ikan untuk pemenuhan gizi keluarga.

“Memancing juga menjadi pengingat bagi kita akan pentingnya menjaga ekosistem perairan, sekaligus mendorong masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan demi pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga,” jelas Mas Ibin.

Mancing

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga

Di sisi lain, Pemerintah Kota Blitar juga menghadirkan  Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di masyarakat. Berbagai kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga sayuran dijual dengan harga di bawah pasaran.

Mas Ibin menyebut, Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung membantu masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“Sembari bapak-bapak dan para pemancing fokus menunggu umpannya disambar, di sisi lain Pemerintah Kota Blitar juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah. Ini adalah komitmen nyata kami untuk hadir di tengah-tengah panjenengan semua dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan aksi panic buying maupun pembelian berlebihan.

“Belanjalah sesuai dengan kebutuhan keluarga, tidak perlu melakukan panic buying atau aksi borong yang berlebihan, karena pemerintah akan terus berupaya memastikan ketersediaan pangan di Kota Blitar tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Baca Juga : Manuskrip Kuno Daun Lontar di Kota Malang Diselamatkan dengan Digitalisasi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, drh Dewi Masitoh, mengatakan Gerakan Pangan Murah kali ini digelar bekerja sama dengan Bulog, PT Savana, serta sejumlah mitra usaha pangan lainnya.

“Untuk pasar murah hari ini kita bekerja sama dengan Bulog, PT Saveta, kemudian TMC dan Met Sana. Kelurahan Plosokerep juga menggelar Mancing Bareng Mas Wali Series #3,” ujar Dewi Masitoh.

Menurutnya, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar. Salah satu produk yang paling diminati warga adalah minyak goreng yang dijual dengan harga Rp 15.500.

“Yang dijual oleh Bulog ada beras SPHP, kemudian berbagai minyak goreng. Minyak yang kita jual hanya Rp 15.500. Kemudian juga ada gula dan kebutuhan lainnya. Jadi ini gerakan pangan murah agar masyarakat tidak panic buying,” katanya.

Tak hanya itu, DKPP Kota Blitar juga terus menggencarkan Gerakan Dua Butir Telur Sehari sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi masyarakat.

Dewi menjelaskan, Mancing Bareng Mas Wali kini telah memasuki pelaksanaan ketiga dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar bersama Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Blitar dan Kelurahan Kauman.

“Harapannya ke depan series-series berikutnya akan terus ada. Animo masyarakat luar biasa, senang sekali,” ujarnya.

Sebagai simbol Hari Jadi Kota Blitar ke-120, panitia menebar sebanyak 120 kilogram ikan lele ke kolam pemancingan yang disiapkan untuk masyarakat.

“Ikan lele yang kita tebar sebanyak 120 kilogram, sesuai usia Hari Jadi Kota Blitar yang ke-120 tahun,” terang Dewi Masitoh.

Di akhir kegiatan, Mas Ibin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari OPD terkait, Bulog, petani, peternak, hingga pelaku usaha yang ikut bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Blitar.

“Sinergi seperti inilah yang membuat Kota Blitar terus maju, tangguh, dan sejahtera. Pemerintah Kota Blitar akan terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” pungkas Mas Ibin.


Topik

Pemerintahan kota blitar syauqul muhibbin mas ibin gerakan pangan murah mancing bareng mas ibin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan