Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Arema FC Women U-15 dan U-18 Bersaing di Putaran Nasional, Kesempatan Emas Tembus Timnas Indonesia

Penulis : Irsya Richa - Editor : Nurlayla Ratri

05 - Jul - 2026, 17:38

Placeholder
Tim Arema FC Women saat mendapat kesempatan official training di Supersoccer Arena, Rendeng Kudus, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Arema FC Women menjadi salah satu wakil Jawa Timur yang akan bersaing di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Kompetisi yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 5-12 Juli 2026 itu mempertemukan tim-tim terbaik dari empat regional, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jabodetabek.

 

Baca Juga : Jadwal MotoGP Jerman 2026: Veda Ega Siap Balas Kegagalan di Sachsenring

Bagi Arema FC Women, turnamen tersebut bukan sekadar perebutan gelar juara. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan di level nasional sekaligus membuka peluang dilirik tim nasional.

 

Arema FC Women menjadi salah satu klub yang meloloskan dua tim sekaligus ke putaran nasional, yakni kelompok usia U-15 dan U-18. Di kategori U-15, tim asal Malang itu tergabung di Grup A bersama Mojang Priangan, Putri Surakarta, dan Putri Tangsel City.

 

Sementara di kelompok U-18, Arema FC Women akan bersaing dengan Akademi Persib Bandung, Samba Persada Women, dan Putri Tangsel City.

 

Pelatih kepala Arema FC Women U-15, Nanang Habibi, mengatakan seluruh pemain telah menjalani persiapan matang, termasuk pemusatan latihan untuk meningkatkan kondisi fisik, mental, serta kekompakan tim sebelum bertanding.

 

“Kami sudah mempersiapkan secara matang dan maksimal termasuk kondisi fisik dan mental mereka. Bagaimanapun tim yang ada di putaran nasional ini memiliki kualitas yang progresif,” ucapnya.

 

“Jadi kita tidak akan meremehkan siapa pun lawannya. Kita akan berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan pertandingan,” imbuh Nanang.

 

Hal senada diungkapkan  kapten tim U-15, Kesya Arabela Manisya Nian. Menurutnya, kebersamaan dan kerja keras menjadi modal utama Arema FC Women hingga mampu menembus putaran nasional.

 

“Kita selalu kompak dan kerja keras. Kita ada di sini karena hasil latihan dan satu visi,” tegas Kesya.

 

Di kelompok U-18, Arema FC Women akan langsung menghadapi ujian berat saat berjumpa Akademi Persib Bandung pada laga perdana Grup B. Pelatih Arema FC Women U-18 Dindin Wahyudin, mengaku telah mempelajari kekuatan lawan dan menyiapkan strategi khusus agar timnya mampu mencuri poin sejak pertandingan pertama.

 

“Saya kira semua tim telah melakukan persiapan karena seri nasional ini tingkatannya berbeda. Tim-tim terbaik dikurasi menjadi satu turnamen. Saya juga tahu Persib sudah memiliki tim putri dari dulu, tapi kita lihat nanti di lapangan seperti apa,” terangnya.

 

Baca Juga : Laju Inflasi Kota Malang Terkendali, Meski Harga Bensin hingga Bawang Naik

Optimisme juga dibeberkan kapten tim U-18, Syafia Tristalia Chorlienka. Ia yakin Arema FC Women mampu mengawali turnamen dengan hasil positif.

 

“Tentu kita optimistis karena kita sudah menjalani latihan dan persiapan matang,” ungkap Syafia.

 

Selain menjadi panggung persaingan antartim terbaik, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga menjadi bagian dari pembinaan berjenjang sepak bola putri di Indonesia. Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, mengatakan kompetisi ini dirancang sebagai jembatan bagi pemain usia remaja menuju level yang lebih tinggi.

 

“HYDROPLUS Soccer League All-Stars melengkapi piramida pembinaan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Diawali dengan MilkLife Soccer Challenge untuk KU-10 dan KU-12, HYDROPLUS Soccer League dirancang untuk memfasilitasi bibit-bibit berbakat di kelompok usia U-15 dan U-18 agar terus berkembang sebelum akhirnya masuk ke jenjang usia yang lebih tinggi,” ucap Rijki.

 

Berbeda dengan babak regional yang menggunakan sistem kompetisi penuh, putaran nasional menerapkan format penyisihan grup yang dilanjutkan dengan fase gugur menuju semifinal dan final. Menurut Rijki, perubahan format itu diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif bagi para pemain.

 

“Kami berharap setiap tim dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka dituntut tampil prima, fokus, dan mengeluarkan kemampuan terbaik karena setiap pertandingan bisa dikatakan sebagai partai final,” tambahnya.

 

Tak hanya itu, turnamen ini juga menjadi perhatian jajaran pelatih Timnas Putri Indonesia. Selama kompetisi berlangsung, pelatih Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi dijadwalkan melakukan pemantauan langsung terhadap para pemain.

 

Sekitar 50 hingga 60 pemain terbaik nantinya akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 pada ajang Srikandi Merdeka Cup 2026, yang akan diikuti tujuh negara Asia, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi.

 

Dengan skema tersebut, HYDROPLUS Soccer League All-Stars bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga membuka jalan bagi pesepak bola putri muda untuk menembus level yang lebih tinggi. Bagi Arema FC Women, kesempatan itu menjadi motivasi tambahan untuk menunjukkan kualitas pembinaan yang selama ini dibangun sekaligus mengantarkan para pemainnya bersaing memperebutkan tempat di skuad tim nasional Indonesia.


Topik

Olahraga Arema FC women



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lamongan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Nurlayla Ratri

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga